BANJAR — Semangat kemerdekaan dan perayaan Hari Jadi Desa Sungai Pinang Lama ke-90 berlangsung meriah melalui lomba dayung B6, Minggu (9/8/2026). Sebanyak 45 peserta ambil bagian dalam perlombaan yang menjadi rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus Hari Jadi Desa Sungai Pinang Lama.
Lomba dayung B6 tersebut kembali digelar setelah sebelumnya dilaksanakan pada tahun pertama. Memasuki tahun kedua, kegiatan ini menjadi salah satu agenda yang dinantikan masyarakat karena tidak hanya menghadirkan persaingan olahraga, tetapi juga hiburan dan kebersamaan bagi warga.

Pambakal Desa Sungai Pinang Lama, Rubiansyah, mengatakan lomba dayung B6 kembali digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan Hari Jadi Desa Sungai Pinang Lama ke-90. Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi wadah bagi masyarakat untuk berkumpul dan mempererat silaturahmi.
“Lomba dayung B6 ini kita laksanakan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Jadi Desa Sungai Pinang Lama yang ke-90. Tahun ini merupakan tahun kedua pelaksanaannya,” ujar Rubiansyah.
Sebanyak 45 peserta mengikuti perlombaan dengan menunjukkan kemampuan serta kekompakan masing-masing tim. Para peserta bersaing memperebutkan piala dan uang pembinaan yang telah disiapkan bagi delapan pemenang.
Juara pertama mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp1 juta, juara kedua Rp800 ribu, dan juara ketiga Rp600 ribu. Sementara juara keempat memperoleh Rp500 ribu, juara kelima Rp400 ribu, juara keenam Rp300 ribu, sedangkan juara ketujuh dan kedelapan masing-masing mendapatkan Rp200 ribu.
Selain hadiah uang pembinaan, para pemenang juga memperoleh piala sebagai bentuk penghargaan atas prestasi yang diraih dalam perlombaan.
Rubiansyah mengingatkan seluruh peserta agar menjadikan perlombaan sebagai kegiatan yang menyenangkan dan tetap mengutamakan sportivitas. Menurutnya, hasil pertandingan bukan menjadi satu-satunya hal yang penting, karena kebersamaan dan kerukunan masyarakat juga harus tetap dijaga.
“Kami berpesan kepada seluruh peserta untuk tetap menjaga sportivitas dan kerukunan. Jangan sampai karena perlombaan justru menimbulkan perselisihan. Jadikan kegiatan ini sebagai ajang silaturahmi dan mempererat hubungan antarwarga,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk menikmati rangkaian kegiatan dalam suasana penuh kebersamaan. Semangat kompetisi diharapkan dapat menjadi pemacu bagi peserta untuk memberikan kemampuan terbaik, namun tetap menghargai peserta lainnya.
“Yang kita cari bukan hanya siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana kegiatan ini bisa menjadi ajang silaturahmi, hiburan dan mempererat persaudaraan masyarakat Desa Sungai Pinang Lama,” katanya.
Rubiansyah berharap lomba dayung B6 dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun berikutnya dengan antusiasme masyarakat yang semakin tinggi. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi agenda positif yang mampu menghidupkan semangat kemerdekaan sekaligus memperkuat kerukunan warga.
“Alhamdulillah, kegiatan tahun kedua ini bisa terlaksana dan mendapat antusiasme dari peserta maupun masyarakat. Mudah-mudahan ke depan bisa terus kita pertahankan dan semakin baik,” pungkasnya.













