Kabupaten Banjar- Kepedulian warga terhadap kebersihan lingkungan ditunjukkan melalui aksi gotong royong membersihkan sejumlah titik di bantaran Sungai Martapura, Desa Teluk Selong Ulu, Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar, Sabtu (15/8/2026).
Kegiatan yang digelar Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Banjar tersebut melibatkan pemerintah desa, aparat keamanan, pemuda, hingga masyarakat setempat.
Sampah yang menumpuk di bantaran sungai dan saluran air menjadi sasaran utama. Sampah organik maupun anorganik dikumpulkan untuk mencegah penyumbatan aliran sekaligus menjaga lingkungan permukiman di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Martapura.
Namun, kegiatan ini tidak sekadar menjadi aksi bersih-bersih. Teluk Selong Ulu ditetapkan sebagai desa percontohan program Martapura ASRI, yakni Aman, Sehat, Rapi dan Indah, yang diarahkan untuk mendukung pemulihan pencemaran dan kerusakan lingkungan di kawasan DAS Martapura.
Kolaborasi berbagai unsur terlihat di lapangan. Kasi Ketenteraman dan Ketertiban Kecamatan Martapura Barat bersama staf, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Pambakal Teluk Selong Ulu beserta perangkat desa, ketua RT, Karang Taruna, dan warga turut terlibat dalam kegiatan tersebut.
Plt Kepala DPRKPLH Kabupaten Banjar, Sutiyono, berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat, tetapi berkembang menjadi kebiasaan masyarakat dalam menjaga lingkungan.
“Kami harapkan ini tak berhenti hari ini saja, tapi dapat berlangsung seterusnya. Jika warga bisa membersihkan sampah dan memelihara lingkungannya,” kata Sutiyono.
Pambakal Teluk Selong Ulu, Hery, menyambut baik penunjukan wilayahnya sebagai pilot project Martapura ASRI. Menurutnya, keberhasilan program sangat bergantung pada keberlanjutan keterlibatan masyarakat.
“Kami mengapresiasi kepercayaan DPRKPLH menjadikan Teluk Selong Ulu sebagai pilot project. Harapannya, sinergi pemerintah, aparat, pemuda dan masyarakat bisa menumbuhkan kesadaran bersama untuk menjaga kebersihan sungai secara berkelanjutan,” ujarnya.
Bagi masyarakat yang tinggal di tepian DAS Martapura, kondisi lingkungan memiliki kaitan langsung dengan kualitas kehidupan sehari-hari. Kebersihan bantaran dan saluran air menjadi bagian penting untuk menjaga aliran sungai sekaligus mencegah persoalan lingkungan akibat penumpukan sampah.
Melalui Martapura ASRI, Teluk Selong Ulu diharapkan tidak hanya menjadi kawasan yang lebih bersih, tetapi juga contoh pengelolaan lingkungan berbasis partisipasi masyarakat.
Semangat gotong royong pun diharapkan berlanjut menjadi kesadaran bersama, sehingga kebersihan sungai tidak hanya hadir ketika ada kegiatan, tetapi menjadi bagian dari keseharian warga.












