Kabupaten Banjar- Woe Min Joeng (70), alias Ibu Yung, pemilik Yung Salon, ditemukan tewas bersimbah darah di rumah sekaligus salon miliknya di Jalan Sukaramai, Kelurahan Jawa, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Senin (31/8/2026) malam.
Temuan tersebut menggegerkan warga sekitar. Kepolisian kini mendalami dugaan pencurian dengan kekerasan (curas) atau perampokan, setelah sejumlah barang berharga milik korban dilaporkan hilang dari lokasi kejadian.
Jasad korban pertama kali ditemukan warga sekitar pukul 22.30 WITA. Warga mulai curiga lantaran korban tidak terlihat beraktivitas sepanjang hari.
Saat mencoba mengecek kondisi rumah, warga melihat korban sudah terkapar dalam posisi telungkup melalui celah ventilasi pintu. Di sekitar lokasi, warga juga menemukan bercak darah.
Polres Banjar kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari pemeriksaan awal, ditemukan luka pada sejumlah bagian tubuh korban, termasuk luka tusuk di bagian leher.
Kondisi bagian dalam rumah juga ditemukan dalam keadaan acak-acakan. Sejumlah barang milik korban, seperti telepon seluler, kunci rumah, dan perhiasan, tidak ditemukan di tempat semula.
Kanit Tipidum Satreskrim Polres Banjar Ipda Pasya Hassyanda, mewakili Kapolres Banjar AKBP Dr Fadli, mengatakan dugaan sementara mengarah pada tindak pidana pencurian dengan kekerasan.
“Dugaan sementara pencurian dengan kekerasan, namun tidak menutup kemungkinan berkembang menjadi pembunuhan,” ujar Pasya, Selasa (1/9/2026).
Pasya membenarkan adanya perhiasan korban yang hilang. Namun, polisi belum dapat memastikan jumlah maupun nilai barang yang hilang karena masih menunggu keterangan dari pihak keluarga.
Menurutnya, keluarga perlu memberikan konfirmasi mengenai jumlah harta atau perhiasan yang sebelumnya dimiliki korban dan barang yang masih tersisa setelah kejadian.
Sementara itu, penyebab pasti kematian korban masih menunggu hasil pemeriksaan forensik.
Hingga kini, garis polisi masih terpasang di sekitar lokasi kejadian. Penyidik juga telah memeriksa sejumlah saksi untuk mengumpulkan informasi terkait aktivitas korban sebelum ditemukan tewas, sekaligus mengungkap motif dan memburu pelaku.
Polisi masih terus mendalami rangkaian kejadian tersebut. Dugaan curas menjadi salah satu fokus penyelidikan, namun kemungkinan adanya tindak pidana pembunuhan juga tetap terbuka hingga hasil penyidikan dan pemeriksaan forensik diperoleh.














