Sanggar Kamilau Intan Raih Juara 1 Jumpa Got Talent Lewat Simfoni Nusantara

banner 468x60

Banjarmasin- Karya tari Simfoni Nusantara mengantarkan Sanggar Kamilau Intan meraih Juara 1 dalam ajang Jumpa Got Talent di Jumpa Square KCM Banjarmasin. Prestasi tersebut diraih setelah bersaing dengan sekitar 54 peserta yang menampilkan beragam talenta.

Gelar juara dipersembahkan lima penari muda, Sheza, Mikha, Chelsi, Bilqis, dan Fira. Kelimanya tampil kompak membawakan Simfoni Nusantara yang mengangkat keberagaman budaya Indonesia melalui perpaduan gerak, ekspresi, kreativitas, dan kekompakan.

banner 336x280

Tak hanya mengandalkan kemampuan teknik, penampilan mereka juga menunjukkan keberanian dan karakter saat berada di hadapan penonton serta dewan juri.

Menariknya, persiapan khusus untuk kompetisi tersebut dilakukan dalam waktu relatif singkat. Kelima penari hanya menjalani tujuh kali pertemuan latihan untuk mematangkan koreografi dan penampilan.

Meski demikian, mereka telah terbiasa mengikuti latihan rutin di Sanggar Kamilau Intan setiap pekan. Konsistensi tersebut menjadi modal penting dalam membangun kemampuan teknik, kedisiplinan, kekompakan, sekaligus kesiapan mental.

Pelatih Sanggar Kamilau Intan, Toni, S.Pd., mengatakan keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan bagi seluruh tim.

“Prestasi ini tentu menjadi kebanggaan bagi kami. Waktu persiapan khusus memang cukup singkat, hanya tujuh kali pertemuan. Namun, anak-anak sudah terbiasa mengikuti latihan rutin sanggar setiap minggu. Konsistensi dan semangat mereka akhirnya membuahkan hasil yang sangat membanggakan,” ujar Toni.

Menurutnya, pencapaian tersebut tidak semata-mata diukur dari piala yang diraih. Kompetisi juga menjadi ruang bagi para penari untuk belajar tentang proses, disiplin, kerja sama, keberanian, dan tanggung jawab dalam berkarya.

Pimpinan Sanggar Kamilau Intan, Rhony Arifin, S.Pd., M.Pd., Gr., turut mengapresiasi kerja keras para penari dan pelatih. Ia menilai prestasi tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan yang dilakukan secara konsisten dapat menghasilkan capaian positif, meski dengan waktu persiapan yang terbatas.

“Yang paling penting dari prestasi ini adalah prosesnya. Anak-anak belajar bahwa sebuah pencapaian tidak hadir secara instan. Ada latihan, kedisiplinan, kekompakan, keberanian, dan kemauan untuk terus belajar. Juara 1 ini adalah buah dari semangat mereka untuk berkarya,” ungkap Rhony.

Prestasi tersebut diharapkan semakin mendorong generasi muda untuk mengenal, mencintai, dan mengembangkan seni budaya. Bagi Sanggar Kamilau Intan, keberhasilan ini sekaligus memperkuat komitmen dalam membina potensi anak melalui seni tari dan menghadirkan ruang kreatif yang positif bagi generasi muda.

Ke depan, pengalaman dari berbagai kompetisi diharapkan menjadi bekal bagi para penari untuk terus berkembang, sekaligus membawa karya seni daerah dan semangat keberagaman budaya Nusantara ke panggung yang lebih luas.

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.