Tanah Laut-Kobaran kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda kawasan Pengayuan, Liang Anggang, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Jumat (21/8/2026) siang. Api yang membesar sejak sekitar pukul 14.30 WITA memicu kepulan asap tebal hingga menutupi ruas jalan lintas Banjarbaru–Tanah Laut.
Kondisi tersebut membuat jarak pandang pengendara terganggu. Kobaran api bahkan dilaporkan mulai mendekati sejumlah bangunan warga yang berada di sekitar ruas jalan.
Warga Pengayuan, Heri (35), mengatakan api terlihat cukup besar dan asap dengan cepat menyelimuti kawasan sekitar.
“Api berkobar, kabut asap menutupi ruas jalan dan juga api merembet ke bangunan rumah warga yang berada tidak jauh dari bahu jalan,” jelasnya.
Upaya pemadaman terus dilakukan petugas dan relawan. Namun, kondisi medan serta keterbatasan sumber air menjadi kendala dalam mengendalikan kobaran api.
Relawan pemadam kebakaran, Pendi (29), mengatakan petugas masih berjibaku di lokasi untuk mencegah api semakin meluas.
“Para petugas pemadam kebakaran saat ini masih berjibaku memadamkan kobaran api. Kondisi titik air sulit dan kering, sehingga unit tangki diperlukan di lokasi,” katanya.
Hingga sekitar pukul 16.00 WITA, sejumlah rumah warga dilaporkan terdampak kebakaran. Sementara akses Jalan Liang Anggang–Banjarbaru menuju Bati-Bati, Tanah Laut, maupun arah sebaliknya ditutup total.
Penutupan dilakukan untuk memberikan ruang bagi armada pemadam sekaligus mengantisipasi risiko terhadap pengguna jalan dan masyarakat yang berada di sekitar lokasi kebakaran.
Warga dan relawan mengimbau masyarakat yang hendak melakukan perjalanan antara Banjarbaru dan Tanah Laut untuk sementara memilih jalur alternatif melalui Cempaka–Pelaihari.
Pengendara yang berada di sekitar kawasan terdampak juga diminta meningkatkan kewaspadaan, mengurangi kecepatan, menjaga jarak pandang, serta menggunakan masker untuk mengurangi paparan asap.
Hingga sore hari, petugas gabungan dan relawan masih melakukan pemadaman dan pendinginan. Kondisi api serta dampaknya terhadap permukiman dan arus lalu lintas masih dalam penanganan di lapangan.












