Kabupaten Banjar- Desa Teluk Selong Ulu, Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar, mulai dipersiapkan sebagai Desa Tangguh Bencana atau Destana.
Pembentukan Destana ini dilakukan karena Desa Teluk Selong Ulu termasuk wilayah yang memiliki potensi bencana, khususnya banjir dan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha, mengatakan pemilihan Desa Teluk Selong Ulu sebagai lokasi pembentukan Destana berdasarkan peta kerawanan bencana.
“Dari peta rawan bencana, Desa Teluk Selong Ulu termasuk desa rawan khusus bencana banjir dan karhutla. Sehingga kita memutuskan perwakilan dari Kecamatan Martapura Barat, yakni Desa Teluk Selong,” ujar Wasis Nugraha.
Melalui pembentukan Destana, BPBD Kabupaten Banjar menargetkan adanya kemandirian desa dalam melakukan pencegahan maupun penanggulangan bencana.
“Kita mengharapkan adanya kemandirian desa untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan pencegahan maupun penanggulangan bencana secara lebih efektif dan efisien,” katanya.
Menurut Wasis, kesiapsiagaan di tingkat desa menjadi penting agar penanganan dapat dilakukan sejak awal ketika bencana terjadi.
“Kita berharap ketika terjadi bencana, desa sudah siap dan dapat mandiri, mulai dari fase awal untuk melaksanakan upaya penanganan bencana lebih dulu sebelum tim dari kabupaten datang,” jelasnya.
Dalam pembentukan Destana ini, sebanyak 50 warga Desa Teluk Selong Ulu dilibatkan. Mereka terdiri dari unsur pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan pemuda.

Kepala Desa Teluk Selong Ulu, Hery, mengatakan warga yang dilibatkan dipersiapkan menjadi garda awal dalam menghadapi bencana.
“Untuk pembentukan Desa Tangguh Bencana atau Destana Desa Teluk Selong Ulu ini sebanyak 50 warga yang terlibat, mulai dari pihak desa, tokoh masyarakat dan pemuda yang dipersiapkan sebagai garda awal dalam pencegahan maupun penanggulangan bencana,” ujar Hery.
Hery berharap keberadaan Destana dapat meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat, terutama menghadapi bencana banjir yang hampir setiap tahun terjadi.
“Dengan adanya Destana, masyarakat kami dapat lebih siap menghadapi bencana yang hampir setiap tahun sudah menjadi langganan banjir,” katanya.
Pemerintah Desa Teluk Selong Ulu juga menyatakan dukungannya terhadap program tersebut dan berharap sumber daya manusia yang dipersiapkan melalui Destana mampu memperkuat kesiapsiagaan desa.
“Pemerintah Desa Teluk Selong Ulu sangat mendukung program Destana. Harapan kami tentunya SDM yang disiapkan untuk penanganan Destana ini dapat membawa Desa Teluk Selong Ulu lebih siap siaga dalam kebencanaan,” ujar Hery.
Sementara itu, BPBD Kabupaten Banjar memastikan pembentukan Destana akan dilanjutkan dengan monitoring, evaluasi, dan dukungan secara berkala agar program tersebut dapat berjalan optimal.














