Sempat Viral Beli Handphone, Cumi Dipulangkan Pemkab Banjar Setelah Jalani Perawatan Kejiwaan

banner 468x60

Kabupaten Banjar-Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) menyerahkan kembali seorang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) bernama Sumiati (65) atau akrab disapa Cumi kepada pihak keluarga di Gang Baru, Kelurahan Tanjung Rema, Kecamatan Martapura, Rabu (20/5/2026) siang.

Cumi sebelumnya sempat viral di media sosial setelah terlihat membeli handphone bersama suaminya, Udin (50). Setelah mendapat penanganan intensif selama dua pekan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sambang Lihum, kondisi Cumi dinyatakan stabil dan diperbolehkan pulang.

banner 336x280

Sebelum diserahkan kepada keluarga, Cumi terlebih dahulu menjalani masa transisi selama tiga hari di Rumah Singgah Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar.

Kepala Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar Hj Erny Wahdini mengatakan proses penyerahan dilakukan langsung oleh tim gabungan yang terdiri dari Dinsos P3AP2KB, Rumah Singgah, Satpol PP, dan Dinas Komunikasi dan Informatika.

“Yang menerima langsung adalah ibu kandung Cumi. Kami juga mengembalikan uang milik Cumi dan obat rutin yang harus dikonsumsi. Karena masih dalam masa rawat jalan, agar keluarga memberikan perhatian, bimbingan, dan lingkungan yang kondusif supaya pemulihan berjalan optimal,” ujar Erny.

Menariknya, kasus tersebut melibatkan pasangan suami istri. Suami Cumi sebenarnya telah diperbolehkan pulang oleh pihak RSJ sejak sepekan lalu, namun memilih tetap mendampingi istrinya hingga keduanya bisa kembali bersama.

Menurut Erny, pasangan tersebut akhirnya ditampung sementara di RSJ Sambang Lihum agar dapat dipulangkan secara bersamaan.

Ia menambahkan, penyerahan Cumi menjadi kali ketiga Pemerintah Kabupaten Banjar melaksanakan pelayanan reunifikasi keluarga bagi ODGJ.

“Program ini adalah upaya pemerintah untuk mengembalikan ODGJ yang sudah stabil ke lingkungan keluarga, sehingga pemulihan dapat berlanjut dengan dukungan sosial yang lebih kuat,” jelasnya.

Erny berharap setelah kembali ke lingkungan keluarga, Cumi dan suaminya tidak lagi melakukan aktivitas meminta-minta di jalan maupun area publik akibat keterbatasan kondisi mental yang sebelumnya dialami.

“Setelah sembuh, Cumi bisa kembali beraktivitas dan bekerja bersama suaminya,” tutup Erny.

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.