Kabupaten Banjar- Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila 2026, Persatuan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Banjar menggelar jalan santai dan aksi donor darah di Alun-Alun Ratu Zalecha Martapura, Minggu (31/5/2026) pagi.
Kegiatan diikuti sekitar 700 pesilat dari 20 perguruan silat yang ada di Kabupaten Banjar. Sejak pagi, para peserta memadati kawasan alun-alun untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan.
Ketua IPSI Kabupaten Banjar, Irwan Bora, secara langsung melepas peserta jalan santai yang kemudian menempuh rute mengelilingi sejumlah ruas jalan di Kota Martapura.
Usai jalan santai, para pesilat menampilkan atraksi dan demonstrasi jurus pencak silat secara bersama-sama. Penampilan tersebut menjadi daya tarik tersendiri dan mendapat perhatian masyarakat yang menyaksikan kegiatan.
Irwan Bora mengatakan peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan antarperguruan silat sekaligus menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada para pesilat.

Menurutnya, pencak silat tidak hanya mengajarkan kemampuan bela diri, tetapi juga membentuk karakter, disiplin, serta rasa cinta tanah air yang sejalan dengan nilai-nilai Pancasila.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memperkuat silaturahmi antarperguruan pencak silat sekaligus menumbuhkan semangat persatuan, patriotisme, dan kecintaan terhadap Pancasila di kalangan pesilat,” ujarnya.
Selain kegiatan olahraga, IPSI Kabupaten Banjar juga menggelar donor darah sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat. Aksi kemanusiaan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan stok darah bagi warga yang membutuhkan.
Untuk menambah semarak acara, panitia juga menyediakan berbagai hadiah doorprize yang dibagikan kepada peserta melalui pengundian.
Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila ini, IPSI Kabupaten Banjar berharap semangat persatuan, gotong royong, dan nilai-nilai kebangsaan dapat terus terjaga serta menjadi bagian dari kehidupan generasi muda, khususnya insan pencak silat di Kabupaten Banjar.













