Kabupaten Banjar- Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Banjar mulai mematangkan persiapan menghadapi Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Catur Kalimantan Selatan 2026. Sebagai bagian dari upaya tersebut, Percasi Banjar menggelar seleksi atlet untuk menjaring pecatur terbaik yang akan memperkuat kontingen daerah pada ajang bergengsi tingkat provinsi.
Ketua Pengkab Percasi Kabupaten Banjar, Hermani, mengatakan seleksi ini bukan sekadar menentukan atlet yang berhak mewakili daerah, melainkan juga menjadi bagian dari proses pembinaan dan regenerasi pecatur di Kabupaten Banjar.
Menurutnya, Kejurprov Catur Kalimantan Selatan merupakan ajang yang mempertemukan para pecatur terbaik dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan. Karena itu, diperlukan persiapan yang matang agar atlet yang diturunkan benar-benar siap bersaing.
“Melalui seleksi ini kami ingin memperoleh pecatur yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis yang baik, tetapi juga kesiapan mental dan semangat juang untuk mengharumkan nama Kabupaten Banjar,” ujarnya.
Hermani menambahkan, proses seleksi yang dilaksanakan secara terbuka dan kompetitif diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit pecatur unggulan yang kelak dapat berprestasi tidak hanya di tingkat provinsi, tetapi juga di level nasional bahkan internasional.
Antusiasme peserta dalam seleksi tahun ini pun cukup tinggi. Sebanyak 58 pecatur ambil bagian, terdiri atas 34 peserta kategori senior putra dan 24 peserta kategori veteran. Tingginya partisipasi tersebut menjadi indikator positif berkembangnya olahraga catur di Kabupaten Banjar.
Sementara itu, Sekretaris Percasi Kabupaten Banjar, Muhafid Muslim, menjelaskan seluruh pertandingan menggunakan sistem Swiss Manager dengan tujuh babak pertandingan. Sistem tersebut dipilih karena dinilai mampu memberikan penilaian yang lebih objektif terhadap kemampuan setiap peserta.
“Dengan sistem ini, setiap peserta memiliki kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Konsistensi permainan selama tujuh babak menjadi faktor utama dalam menentukan peringkat akhir,” jelas Muhafid.
Dari hasil seleksi tersebut, enam pecatur terbaik kategori senior putra dan lima pecatur terbaik kategori veteran akan ditetapkan sebagai wakil Kabupaten Banjar pada Kejurprov Catur Kalimantan Selatan 2026.
Selain menjadi ajang pembinaan prestasi, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan minat generasi muda terhadap olahraga catur. Sebab, catur tidak hanya mengasah kemampuan berpikir strategis, tetapi juga melatih konsentrasi, ketelitian, kesabaran, serta kemampuan mengambil keputusan secara cepat dan tepat.
Dengan pembinaan yang berkelanjutan dan dukungan dari berbagai pihak, Percasi Kabupaten Banjar optimistis mampu melahirkan atlet-atlet catur berprestasi yang dapat membawa nama daerah bersaing di berbagai kejuaraan bergengsi.












