Kabupaten Banjar- Kebakaran melanda asrama santri di Desa Antasan Senor, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Minggu (19/7/2026). Kobaran api diduga pertama kali muncul dari salah satu kamar asrama yang saat itu dalam kondisi kosong sebelum akhirnya membesar dan merembet ke bangunan di sekitarnya.
Seorang warga, Ahmadi, mengatakan kebakaran menghanguskan dua bangunan asrama santri dengan puluhan kamar, serta sejumlah rumah warga yang berada di sekitar lokasi.
“Ada dua asrama santri yang habis terbakar, satunya berkamar 24 unit dan satunya enam kamar,” ungkap Ahmadi di lokasi.
Selain meludeskan dua bangunan asrama, api juga menjalar ke kawasan permukiman yang didominasi bangunan berbahan kayu.
“Tiga rumah terbakar dengan kerusakan berat dan satu rumahnya rusak ringan,” ujarnya.
Puluhan unit pemadam kebakaran terjun ke lokasi untuk memadamkan kobaran api. Setelah berjibaku sekitar 30 menit, petugas berhasil menguasai api dan mencegah kebakaran meluas ke bangunan lainnya.
Salah seorang petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar, Dani, mengatakan saat tim tiba di lokasi, api sudah dalam kondisi membesar.
“Saat kami tiba api sudah membesar. Api dari awal proses pemadaman sampai pembasahan kira-kira 30 menit,” ucapnya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, kebakaran mengakibatkan kerugian material yang diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Dani menambahkan, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan pihak kepolisian.
“Penyebab kebakaran masih di proses petugas kepolisian,” pungkas Dani.














