Kabupaten Banjar- Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Kabupaten Banjar. Kali ini, api membakar kawasan vegetasi hutan dan semak belukar di Desa Tambak Padi, Kecamatan Beruntung Baru, Rabu (5/8/2026).
Laporan kebakaran diterima sekitar pukul 17.20 WITA. Tim Satgas Karhutla BPBD Kabupaten Banjar bersama unsur gabungan langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan asesmen, pemadaman, dan pendinginan guna mencegah api meluas.
Dalam peristiwa tersebut, sekitar 1,5 hektare lahan terdampak kebakaran. Tim gabungan berhasil mengendalikan kobaran api dengan melakukan pemadaman pada area seluas sekitar 0,5 hektare, sehingga penyebaran api dapat dicegah.
Proses pemadaman sempat terkendala minimnya sumber air di sekitar lokasi. Kondisi tersebut membuat petugas harus bekerja lebih keras untuk menjinakkan api di tengah medan yang cukup sulit.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha, mengatakan keterbatasan sumber air menjadi tantangan utama dalam setiap penanganan karhutla selama musim kemarau. Meski demikian, seluruh personel tetap berupaya maksimal agar kebakaran tidak meluas.
“Kami terus mengoptimalkan penanganan di setiap lokasi kebakaran dengan mengedepankan kerja sama seluruh unsur. Meskipun menghadapi kendala sumber air, tim tetap bekerja maksimal hingga api berhasil dipadamkan dan situasi kembali aman,” ujarnya.
Operasi penanganan melibatkan Satgas Karhutla BPBD Kabupaten Banjar bersama Relawan BPK SW dan Relawan PMI. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan proses pendinginan dan pemantauan untuk memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
BPBD Kabupaten Banjar kembali mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau serta tidak membuka lahan dengan cara membakar guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.












