Banjarbaru Bangun Jalan Lingkar Selatan 43 Km, Jadi Solusi Kemacetan dan Buka Kawasan Baru

default
banner 468x60

Banjarbaru- Pembangunan Jalan Lingkar Selatan menjadi salah satu proyek strategis yang tengah dipersiapkan Pemerintah Kota Banjarbaru. Ruas jalan yang akan menghubungkan Jalan Purnawirawan di Kelurahan Palam dengan Jalan Guntung Manggis hingga terkoneksi ke jalur Liang Anggang–Bati-Bati itu diproyeksikan menjadi solusi jangka panjang bagi konektivitas dan pertumbuhan kawasan.

Proyek tersebut merupakan bagian dari visi Pemerintah Kota Banjarbaru dalam membangun sistem transportasi yang lebih efektif, aman, dan mampu mengakomodasi perkembangan kota. Selain memperlancar mobilitas masyarakat, keberadaan jalan lingkar juga diharapkan mempercepat distribusi barang dan jasa serta mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan baru.

banner 336x280

Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, mengatakan pembangunan Jalan Lingkar Selatan telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Banjarbaru dan menjadi salah satu prioritas pembangunan.

Saat ini, pemerintah daerah masih menuntaskan berbagai persyaratan teknis sebagai tahapan awal pelaksanaan proyek.

“Fokus kita saat ini adalah menyelesaikan seluruh readiness criteria, mulai dari dokumen Detail Engineering Design (DED), Feasibility Study (FS), Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), hingga Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin). Proyek ini merupakan bagian penting dalam RPJMD Kota Banjarbaru dan menjadi prioritas pembangunan daerah,” ujar Lisa, Kamis (6/8/2026).

Menurutnya, jalan lingkar sepanjang kurang lebih 43 kilometer tersebut akan menjadi infrastruktur penting untuk mengantisipasi meningkatnya volume kendaraan seiring pertumbuhan penduduk dan kawasan permukiman.

Keberadaan Jalan Lingkar Selatan juga diharapkan mampu mengurangi kepadatan lalu lintas di ruas-ruas utama, terutama kawasan Bundaran Simpang Empat Banjarbaru yang selama ini menjadi salah satu titik kemacetan.

“Harapan kita ke depan, jalan ini mampu mengurai kemacetan, mengalihkan kendaraan angkutan berat dari pusat kota, sekaligus membuka akses pertumbuhan ekonomi baru di kawasan timur dan selatan Banjarbaru,” katanya.

Selain meningkatkan konektivitas, pembangunan Jalan Lingkar Selatan diproyeksikan menjadi pengungkit investasi dan pengembangan wilayah. Infrastruktur tersebut diyakini akan membuka pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru, meningkatkan nilai kawasan, serta memperluas akses masyarakat terhadap berbagai layanan publik.

Melalui proyek ini, Pemerintah Kota Banjarbaru berharap pemerataan pembangunan tidak lagi terpusat di kawasan inti kota, tetapi juga menjangkau wilayah pinggiran sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih merata oleh seluruh masyarakat.

 

Sumber:MediaCenterKotaBanjarbaru

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.