Kabupaten Banjar- Warga Desa Kayu Bawang, Handil Halabiu Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar, dihebohkan dengan kemunculan cahaya merah misterius yang terlihat melayang di langit dalam beberapa malam terakhir.
Fenomena tersebut menjadi perbincangan luas setelah sejumlah video yang memperlihatkan objek bercahaya merah beredar di media sosial dan grup percakapan warga. Dalam rekaman itu, cahaya tampak bergerak perlahan di atas kawasan permukiman dan memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat.
Sebagian warga mengaitkan kemunculan cahaya tersebut dengan sosok kuyang yang dikenal dalam cerita rakyat Kalimantan. Bahkan, beredar informasi bahwa objek serupa telah terlihat beberapa kali sejak waktu Magrib dalam beberapa hari terakhir.
Rasa penasaran membuat sejumlah warga berupaya mencari sumber cahaya tersebut. Mereka menyisir area sekitar menggunakan senter dan mengikuti arah pergerakan objek yang dianggap misterius itu.
Laporan mengenai fenomena tersebut kemudian disampaikan kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banjar pada Jumat malam. Warga meminta bantuan karena khawatir kemunculan cahaya tersebut menimbulkan keresahan di lingkungan sekitar.
Kepala Bidang Pemadaman, Penyelamatan dan Sarana Prasarana DPKP Kabupaten Banjar, M. Kasyaf R, membenarkan pihaknya menerima laporan dari masyarakat. Namun karena berkaitan dengan keamanan lingkungan, penanganan lebih lanjut diarahkan kepada aparat keamanan setempat.
“Jika kembali muncul, Bhabinkamtibmas bersama aparat terkait akan melakukan pengecekan langsung untuk memastikan sumber gangguan yang sebenarnya,” ujarnya.
DPKP mengimbau masyarakat tidak terburu-buru mengaitkan fenomena tersebut dengan hal-hal mistis. Hingga saat ini belum ada bukti yang dapat memastikan asal-usul cahaya merah tersebut.
Menurut Kasyaf, terdapat sejumlah kemungkinan yang masih perlu diverifikasi, mulai dari penggunaan drone hingga ulah oknum yang sengaja menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat.
Masyarakat pun diminta tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, serta segera melaporkan kepada aparat apabila kembali menemukan kejadian serupa.













