Kabupaten Banjar- Akses lalu lintas di Jalan Veteran, Martapura Kabupaten Banjar, sempat terganggu setelah sebuah pohon trembesi di jalur hijau tumbang dan menutup sebagian badan jalan, Kamis (2/7/2026) siang. Peristiwa ini kembali memunculkan kekhawatiran masyarakat karena insiden serupa beberapa kali terjadi di ruas jalan tersebut.
Berbeda dengan kejadian sebelumnya yang umumnya dipicu cuaca buruk, tumbangnya pohon kali ini diduga bukan disebabkan hujan deras maupun angin kencang. Berdasarkan informasi di lokasi, batang pohon diduga roboh setelah dahannya tersangkut badan sebuah truk yang melintas.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian tersebut sempat menghambat arus lalu lintas dan membuat para pengguna jalan harus berhati-hati saat melintas di sekitar lokasi.
Salah seorang pengendara sepeda motor, Randy, mengaku bersyukur tidak ada korban dalam peristiwa tersebut. Menurutnya, pohon yang tumbang berpotensi menimbulkan kecelakaan apabila mengenai kendaraan yang sedang melaju.
”Bahaya sih mas apabila saat berkendara tiba-tiba dahan pohon besar jatuh ke kepala, bisa-bisa jadi pemicu kecelakaan bahkan tabrakan. Ini alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” ungkap Randy.
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar segera diterjunkan ke lokasi untuk mengevakuasi batang pohon yang menutup jalan. Proses penanganan dilakukan dengan memotong batang dan ranting agar akses kendaraan dapat kembali normal.
Kepala DPKP Kabupaten Banjar, Agus Siswanto, mengatakan pihaknya bergerak cepat melakukan penanganan begitu menerima laporan dari masyarakat sehingga arus lalu lintas dapat segera dipulihkan.
”Ini di jalan Veteran, ada pohon tumbang, pohon trembesi di jalur hijau. Jadi saat ini menghambat lalu lintas. Sementara ini kawan-kawan kita dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) melakukan pembersihan dan juga pemotongan. Alhamdulillah ini jalur sudah mulai lancar,” jelas Agus memaparkan progres penanganan darurat tersebut.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya perawatan pohon peneduh di kawasan perkotaan. Masyarakat berharap pemerintah dapat meningkatkan inspeksi dan pemangkasan pohon secara berkala, terutama terhadap dahan yang berpotensi patah, sehingga fungsi jalur hijau sebagai peneduh tetap terjaga tanpa mengancam keselamatan pengguna jalan.














