Banjarbaru- Seorang perempuan berusia 59 tahun bernama Seniwati ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Jalan Banua Praja Utara, Kelurahan Cempaka, Kota Banjarbaru, Jumat (30/10/2026).
Korban ditemukan oleh anaknya, Fitrianingsih, yang mendatangi rumah tersebut karena khawatir setelah beberapa waktu tidak mendapat kabar dari sang ibu.
Seniwati diketahui sehari-hari bekerja sebagai tukang pijat. Sebelum menemukan ibunya, Fitrianingsih sempat mengetuk pintu depan rumah. Namun, tidak ada jawaban dari dalam.
Ia kemudian mencoba mengetuk pintu belakang, tetapi kembali tidak mendapat respons. Saat berada di bagian belakang rumah, Fitrianingsih mencium aroma tak sedap yang menimbulkan kecurigaan.
Bersama suaminya, Fitrianingsih kemudian mendobrak pintu belakang rumah. Keduanya mendapati Seniwati telah meninggal dunia di dalam kamar.
Kasi Humas Polres Banjarbaru, IPDA Kardi Gunadi, menjelaskan bahwa setelah menerima laporan, petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan terhadap jenazah korban.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, proses pembusukan pada tubuh korban diperkirakan telah berlangsung sekitar tiga hingga lima hari.
“Hasil pemeriksaan visum tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada korban,” ujar Kardi.
Ia menjelaskan, sejumlah perubahan pada kondisi tubuh korban, seperti pengelupasan kulit dan pembengkakan, merupakan bagian dari proses pembusukan.
Dari hasil pemeriksaan tersebut, polisi menduga Seniwati meninggal dunia akibat sakit. Hingga pemeriksaan dilakukan, tidak ditemukan indikasi kekerasan pada tubuh korban.













