Kabupaten Banjar 76 Tahun, Antasan Sutun Pacu Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat

banner 468x60

Kabupaten Banjar-  Perubahan di sebuah desa tidak selalu datang dengan langkah besar. Terkadang, ia tumbuh perlahan dari jalan yang semakin mudah dilalui, air bersih yang mulai lancar, pelayanan kesehatan yang hadir setiap bulan, hingga aktivitas ekonomi masyarakat yang perlahan bergerak.

Gambaran itu kini mulai dirasakan masyarakat Desa Antasan Sutun, Kecamatan Martapura Barat Kabupaten Banjar. Sejumlah perkembangan pembangunan secara bertahap hadir dan menjadi bagian dari keseharian warga.

banner 336x280

Bagi Pemerintah Desa Antasan Sutun, perubahan tersebut bukan sekadar hasil pembangunan, tetapi juga buah dari keterlibatan masyarakat yang terus menjaga kebersamaan dan semangat gotong royong.

Momentum Hari Jadi ke-76 Kabupaten Banjar menjadi kesempatan untuk melihat kembali perjalanan tersebut. Sekaligus menjadi penyemangat bagi pemerintah desa dan masyarakat untuk terus menjaga apa yang telah dicapai dan mendorong desa agar berkembang lebih jauh.

Kepala Desa Antasan Sutun, Kurtubi, mengatakan momentum Hari Jadi Kabupaten Banjar menjadi dorongan bagi pemerintah desa untuk bekerja lebih nyata dan mengajak masyarakat bersama-sama membangun desa.

“Bagi kami, Hari Jadi Kabupaten Banjar menjadi momentum untuk bekerja lebih nyata, menjaga desa, serta mendorong agar desa semakin maju dan berkembang. Kami juga mengajak masyarakat untuk terus memiliki semangat membangun desa, bergotong royong, dan menjaga kerukunan,” ujar Kurtubi.

Perubahan yang Mulai Terasa

Dalam beberapa waktu terakhir, masyarakat mulai merasakan perubahan pada sejumlah sektor. Infrastruktur dan akses yang semakin membaik membuat aktivitas warga menjadi lebih mudah.

Begitu pula dengan kebutuhan dasar masyarakat. Ketersediaan air bersih yang mulai lancar menjadi salah satu perkembangan yang cukup berarti bagi kehidupan sehari-hari warga.

Di sisi lain, sektor ekonomi dan kesejahteraan masyarakat juga terus didorong. Keberadaan BUMDes dan Koperasi Desa Merah Putih yang mulai berjalan menjadi bagian dari upaya memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat di tingkat desa.

“Desa Antasan Sutun sudah banyak merasakan perkembangan, baik dari sisi infrastruktur maupun akses yang mulai membaik. Ketersediaan air bersih juga semakin lancar. Dari sisi ekonomi dan kesejahteraan masyarakat mulai berkembang dengan adanya BUMDes dan Koperasi Desa Merah Putih yang sudah mulai berjalan. Di bidang kesehatan, juga ada sejumlah kegiatan rutin seperti Posyandu setiap bulan,” jelasnya.

Perubahan juga tidak hanya diukur dari pembangunan fisik. Di tengah aktivitas pembangunan, kehidupan sosial masyarakat tetap menjadi perhatian.

Kegiatan kesehatan, keagamaan dan berbagai aktivitas bersama menjadi ruang yang mempertemukan warga. Dari sana, kebersamaan terus tumbuh dan menjadi bagian dari kekuatan desa.

Kurtubi menyebut, peningkatan kesejahteraan masyarakat menjadi salah satu perubahan yang paling menonjol di Desa Antasan Sutun.

“Yang paling menonjol adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat, baik dari sisi kesehatan, kegiatan keagamaan, maupun kebersamaan antarwarga,” katanya.

Harapan di Usia ke-76 Kabupaten Banjar

Pembangunan desa tentu tidak berhenti pada apa yang telah dicapai. Masih ada ruang untuk terus berkembang dan memperkuat berbagai sektor yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

Di momentum Hari Jadi ke-76 Kabupaten Banjar, harapan terhadap kemajuan daerah juga datang dari desa. Pemerintah Desa Antasan Sutun berharap pembangunan di tingkat desa terus mendapat perhatian dan dukungan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara lebih luas.

“Semoga Kabupaten Banjar semakin maju dan terus memberikan dukungan terhadap pembangunan di desa-desa, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” tutur Kurtubi.

Harapan tersebut berjalan beriringan dengan cita-cita Desa Antasan Sutun untuk membangun kemandirian. Bukan hanya desa dengan infrastruktur yang semakin baik, tetapi juga masyarakat yang sejahtera, lingkungan yang bersih dan kehidupan sosial yang tetap harmonis.

Untuk mewujudkannya, kebersamaan dan gotong royong akan tetap menjadi bagian penting dalam perjalanan desa.

Kurtubi berharap masyarakat terus menjaga nilai-nilai tersebut agar pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi gerakan bersama seluruh warga.

“Harapan kami, Desa Antasan Sutun dapat menjadi desa yang maju dan mandiri, dengan masyarakat yang sejahtera, lingkungan desa yang bersih, serta kebersamaan dan semangat gotong royong yang terus terjaga,” pungkasnya.

Pada akhirnya, perjalanan Desa Antasan Sutun bukan hanya tentang seberapa banyak pembangunan yang telah dilakukan. Lebih dari itu, ada cerita tentang masyarakat yang terus bergerak, menjaga kebersamaan dan membangun dari lingkungan mereka sendiri.

Di usia ke-76 Kabupaten Banjar, Antasan Sutun menatap masa depan dengan harapan sederhana namun kuat: menjadi desa yang semakin maju dan mandiri, dengan masyarakat yang sejahtera serta semangat gotong royong yang tetap hidup dari generasi ke generasi.

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.