Banjarbaru- Embarkasi Banjarmasin resmi menuntaskan proses pemberangkatan jemaah haji tahun 2026 setelah kelompok terbang (kloter) terakhir diberangkatkan menuju Tanah Suci, Kamis (21/5/2026) dini hari.
Kloter BDJ 19 sebagai penerbangan terakhir membawa 353 jemaah gabungan beserta petugas haji dari sejumlah daerah di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.
Ketua PPIH Embarkasi Banjarmasin Eddy Khairani mengatakan seluruh proses operasional pemberangkatan haji tahun ini berjalan lancar sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Dengan diberangkatkannya kloter terakhir tersebut, total jemaah dan petugas yang diterbangkan melalui Embarkasi Banjarmasin mencapai 6.804 orang.
Jumlah tersebut terdiri dari 6.728 jemaah haji dan 76 petugas kloter.
Meski demikian, dari total kuota awal sebanyak 6.834 orang, terdapat 30 kursi kosong atau open seat.
“Pada realisasinya terdapat 30 kursi kosong atau open seat,” ujarnya.
Eddy menjelaskan jemaah yang batal berangkat terbagi dalam dua tahap, yakni sebelum masuk asrama haji dan setelah menjalani pemeriksaan di embarkasi.
Sebelum masuk asrama, tercatat 10 jemaah batal berangkat dengan rincian delapan orang meninggal dunia, satu orang karena hamil, dan satu lainnya karena alasan mendesak.
Sementara itu, setelah masuk asrama terdapat 20 jemaah yang tidak jadi diberangkatkan, mayoritas akibat faktor kesehatan berdasarkan hasil pemeriksaan akhir.
Selain itu, terdapat pendamping jemaah yang memilih menunda keberangkatan demi mendampingi anggota keluarga yang sakit.
Menurut Eddy, kondisi tersebut menjadi perhatian khusus mengingat musim haji tahun ini didominasi jemaah lanjut usia dan kategori risiko tinggi.
Karena itu, seluruh petugas haji diminta memberikan pengawasan dan pendampingan ekstra kepada jemaah prioritas, termasuk lansia, penyandang disabilitas, serta jemaah dengan kondisi kesehatan tertentu.
“Petugas diminta sigap memberikan pendampingan fisik agar jemaah merasa aman selama menjalani proses ibadah,” katanya.
Saat ini seluruh jemaah asal Embarkasi Banjarmasin yang telah berada di Arab Saudi dilaporkan sudah menyelesaikan ibadah umrah wajib dan proses administrasi haji tamattu.
Para jemaah kini bersiap menghadapi puncak pelaksanaan ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) yang akan berlangsung dalam waktu dekat.














