Diskominfo Kotabaru Sosialisasikan KIM, Setiap Desa Didorong Bentuk Komunitas Informasi

banner 468x60

Kotabaru-Pemerintah Kabupaten Kotabaru mendorong pembentukan Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) di seluruh desa untuk memperkuat penyebarluasan informasi pembangunan sekaligus membuka ruang partisipasi masyarakat dalam menyampaikan potensi dan aspirasi daerah.

Langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kotabaru di Aula Masjid Apung Siring Laut, Kamis (5/11/2026).

banner 336x280

Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli, S.Sos., melalui Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. H. Minggu Basuki, M.AP., menyampaikan bahwa penyebarluasan informasi pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat.

Menurutnya, KIM memiliki peran strategis sebagai penghubung komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Komunitas tersebut juga menjadi wadah bagi warga untuk menyampaikan informasi mengenai kondisi, potensi, serta perkembangan di lingkungan masing-masing.

“KIM diharapkan menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Melalui komunitas ini, masyarakat tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga berperan aktif menyampaikan berbagai potensi, aspirasi, serta kondisi nyata di wilayahnya masing-masing,” ujarnya.

Ia menjelaskan, setiap desa diharapkan membentuk minimal satu komunitas melalui pemerintah desa. Selanjutnya, komunitas tersebut didaftarkan melalui aplikasi untuk kemudian menjalani proses validasi oleh admin kabupaten.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kotabaru, H. Ahmad Junaidi, S.Sos., yang mewakili Kepala Diskominfo H. Hendra Indrayana, S.STP., M.IP., menyampaikan bahwa perkembangan teknologi informasi membuka peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan, memperluas wawasan, serta berpartisipasi dalam pembangunan daerah.

“Kami berharap KIM dapat tumbuh menjadi komunitas yang aktif, mandiri, dan kreatif. Dengan memanfaatkan teknologi informasi, masyarakat dapat ikut menghadirkan informasi yang positif, edukatif, serta memberikan manfaat bagi pembangunan daerah,” ungkapnya.

Materi sosialisasi turut disampaikan oleh narasumber dari Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Selatan, Erlinda Puspita Ningrum. Dalam pemaparannya, ia mengajak peserta memahami bahwa komunikasi publik tidak sekadar menyampaikan pesan, tetapi juga memastikan informasi yang disampaikan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya keberadaan KIM dalam meningkatkan literasi informasi, sehingga masyarakat dapat lebih bijak dan bertanggung jawab saat memanfaatkan teknologi digital.

Melalui penguatan KIM, Pemerintah Kabupaten Kotabaru berharap setiap desa mampu membangun ekosistem informasi yang partisipatif. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga turut berperan menyebarluaskan informasi yang benar, memperkenalkan potensi daerah, menyampaikan aspirasi, serta mendukung pembangunan Kabupaten Kotabaru.

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.