Dinkes Banjarbaru Tingkatkan Kewaspadaan Hantavirus, Masyarakat Diminta Waspadai Tikus dan Curut

banner 468x60

Banjarbaru- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan memberikan perhatian khusus terhadap penyakit Hantavirus menyusul munculnya kasus di wilayah Kalimantan Barat yang masih berada dalam satu kawasan Pulau Kalimantan.

Kepala Dinkes Kota Banjarbaru, Dr Juhai Triyanti Agustina mengatakan hingga saat ini belum ditemukan kasus Hantavirus di Kota Banjarbaru. Meski demikian, pihaknya tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit zoonosis tersebut.

banner 336x280

“Pengobatan untuk kasus infeksi Hantavirus tidak spesifik. Kami sekarang lebih menangani gejalanya. Sesuai prinsip fasilitas kesehatan Banjarbaru, kami siap menangani kasus zoonosis seperti Hantavirus. Tapi saat ini kasus tersebut tidak ada, mudah-mudahan tidak akan ada,” kata Dr Juhai, Rabu (20/5/2026).

Ia menjelaskan, hingga kini belum terdapat laporan penularan Hantavirus dari manusia ke manusia.

“Sejauh ini penyebaran Hantavirus dari manusia ke manusia masih belum ada laporan,” lanjutnya.

Menurut Dr Juhai, Hantavirus umumnya ditularkan melalui hewan pengerat seperti tikus dan curut. Penularan dapat terjadi melalui gigitan, kontak dengan air liur, urine maupun kotoran tikus yang terinfeksi, hingga menghirup debu atau udara yang telah terkontaminasi virus.

Selain itu, makanan yang terkontaminasi Hantavirus juga berpotensi menjadi media penularan penyakit tersebut.

“Karena itu penting untuk selalu menjaga kebersihan,” pungkasnya.

Dinkes Banjarbaru juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan pola hidup bersih dan sehat sebagai langkah pencegahan penyebaran Hantavirus.

Beberapa langkah pencegahan yang dianjurkan antara lain rajin mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, menutup makanan di rumah, membasmi sarang tikus di lingkungan sekitar, menghindari kontak langsung dengan tikus atau curut, serta menggunakan alat pelindung diri saat membersihkan sarang tikus maupun berkebun.

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.