Kabupaten Banjar- Lautan manusia memenuhi Alun-Alun Ratu Zalecha Martapura, Senin (10/8/2026) malam. Jemaah dari berbagai daerah larut dalam lantunan selawat dan doa dalam Banjar Berselawat, menghadirkan suasana religius di tengah rangkaian peringatan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Banjar dan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Sejak sore, jemaah secara bertahap berdatangan hingga memenuhi kawasan Alun-Alun Ratu Zalecha. Anak-anak, remaja, hingga orang dewasa tampak menyatu dalam satu majelis, mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh khidmat.
Tidak hanya dari berbagai kecamatan di Kabupaten Banjar, jemaah juga datang dari sejumlah kabupaten lain di Kalimantan Selatan. Antusiasme tersebut menunjukkan kuatnya daya tarik kegiatan keagamaan yang menjadi bagian dari agenda penting daerah.
Banjar Berselawat dimulai selepas Salat Isya. Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadz Wardiansyah.
Suasana semakin syahdu ketika Al-Habib Ali Zainal Abidin bin Segaf Assegaf dari Jawa Tengah, memimpin lantunan selawat bersama ribuan jemaah.
Habib Bidin, sapaan akrab Al-Habib Ali Zainal Abidin bin Segaf Assegaf, mengapresiasi besarnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan.
Menurutnya, kehadiran ribuan jemaah menjadi cerminan masih kuatnya nilai religius yang tumbuh dan terpelihara di Kabupaten Banjar.
Ia berharap selawat dan doa yang dipanjatkan bersama menjadi wasilah bagi datangnya keberkahan, keamanan, serta kedamaian bagi masyarakat dan Kabupaten Banjar.
“Semoga dengan selawat ini hidup kita diberikan keberkahan, segala hajat kita dikabulkan Allah SWT dan Kabupaten Banjar senantiasa diberikan keamanan, kedamaian serta keberkahan,” tuturnya.

Banjar Ditata, Banjar Dijaga
Bupati Banjar, Saidi Mansyur menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Banjar Berselawat. Ia sekaligus menyambut kehadiran Al-Habib Ali Zainal Abidin Assegaf bersama rombongan Majelis Az-Zahir dari Pekalongan di Kabupaten Banjar yang dikenal sebagai Bumi Serambi Mekkah.
“Selamat datang Al-Habib Ali Zainal Abidin Assegaf beserta rombongan Majelis Az-Zahir dari Pekalongan di Bumi Serambi Mekkah. Banjar Berselawat malam hari ini merupakan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Banjar sekaligus memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujarnya.
Saidi mengatakan, peringatan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Banjar tahun ini mengusung tema “Banjar Ditata, Banjar Dijaga”.
Tema tersebut menjadi semangat bersama untuk membangun Kabupaten Banjar sekaligus menjaga berbagai nilai yang menjadi kekuatan masyarakat, termasuk kebersamaan dan kehidupan religius.
Dalam suasana penuh doa, Saidi turut menyampaikan harapan agar Banjar Berselawat membawa kebaikan bagi masyarakat.
“Melalui kegiatan yang mulia ini, mudah-mudahan dengan kita berdoa bersama, nang garing menjadi sehat, nang bahutang banyak hutang segera lunas, nang kada bejodoh dapat jodoh. Aamiin ya Rabbal Alamin,” ucapnya.
Ucapan tersebut langsung disambut hangat oleh ribuan jemaah yang memenuhi kawasan Alun-Alun Ratu Zalecha.

Tausiah tentang Keutamaan Selawat
Selain lantunan selawat, Banjar Berselawat juga diisi tausiah oleh Tuan Guru H Muhammad Fauzan.
Dalam tausiah tersebut, ia mengulas keutamaan dan fadilah memperbanyak selawat kepada Rasulullah SAW. Ia menjelaskan, dalam Kitab Khazinatul Asrar disebutkan sejumlah keutamaan bagi orang yang melazimkan selawat, termasuk sebagai wasilah datangnya keberkahan dan terkabulnya hajat.
Salah satu selawat yang disampaikan adalah Selawat Kamilah atau yang dikenal dengan Selawat Nariyah.
“Syaikh Al-Qurtubi merekomendasikan untuk membacanya sebanyak 41 atau 100 kali. Di antara keutamaannya adalah memohon perlindungan dari berbagai musibah dan memperoleh kecintaan dari orang-orang di sekitarnya,” jelasnya.


Jemaah Dapat Hadiah Umrah
Kemeriahan Banjar Berselawat semakin lengkap dengan pembagian doorprize bagi para jemaah.
Salah satu momen yang paling mendapat perhatian terjadi ketika Anisa (21), warga Mandiangin, Kecamatan Karang Intan, berhasil menjawab pertanyaan Habib Bidin mengenai tema Hari Jadi ke-76 Kabupaten Banjar.
Jawaban yang tepat membuat Anisa mendapatkan hadiah umrah gratis.
Anisa mengaku bersyukur sekaligus tidak menyangka memperoleh hadiah tersebut. Baginya, keberuntungan itu menjadi pengalaman yang tidak terlupakan setelah mengikuti Banjar Berselawat bersama ribuan jemaah.

Ia juga berharap kegiatan Banjar Berselawat dapat terus digelar setiap tahun dan menjadi ruang bagi masyarakat untuk mempererat kebersamaan melalui selawat dan doa.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin Habib Sholeh Mauladdawilah.
Malam itu, Alun-Alun Ratu Zalecha bukan sekadar menjadi ruang berkumpulnya ribuan masyarakat. Tempat tersebut berubah menjadi ruang doa bersama, ketika suara selawat menggema dan harapan untuk masa depan Kabupaten Banjar dipanjatkan dalam satu kebersamaan.
Di tengah peringatan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Banjar, Banjar Berselawat menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah bukan hanya tentang menata wilayah, tetapi juga menjaga nilai, kebersamaan, dan kehidupan religius yang tumbuh di tengah masyarakat.




















