Tanah Bumbu- Tim SAR Gabungan berhasil menemukan seorang remaja yang sebelumnya dilaporkan hilang dan diduga diterkam buaya di Sungai Desa Karang Bintang, Kecamatan Karang Bintang, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (13/7/2026), sehingga operasi pencarian dan pertolongan (SAR) resmi ditutup.
Korban diketahui berinisial AR (15), warga Desa Karang Bintang. Sebelumnya, korban dilaporkan hilang setelah diduga disambar buaya saat berada di sekitar sungai pada Minggu (12/7/2026). Laporan diterima Unit Siaga SAR Batulicin pada pukul 22.12 WITA dan langsung ditindaklanjuti dengan pengerahan tim rescue ke lokasi kejadian.
Memasuki hari kedua pencarian, Tim SAR Gabungan menggelar briefing pada pukul 07.00 WITA untuk menentukan strategi operasi. Pencarian dilakukan dengan menyisir aliran sungai menggunakan perahu serta melakukan pemantauan di sepanjang bantaran sungai, dengan tetap mengutamakan keselamatan personel karena lokasi merupakan habitat buaya dan memiliki arus yang cukup deras.
Upaya tersebut membuahkan hasil pada pukul 12.35 WITA. Korban ditemukan sekitar 7,5 kilometer dari lokasi awal kejadian dalam keadaan meninggal dunia.
Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi menuju Puskesmas Karang Bintang untuk dilakukan pemeriksaan oleh pihak berwenang sebelum diserahkan kepada keluarga.
Usai proses evakuasi, Tim SAR Gabungan melaksanakan debriefing penutupan operasi pada pukul 12.50 WITA. Seluruh unsur yang terlibat kemudian dikembalikan ke satuan masing-masing dan operasi SAR dinyatakan selesai.
Operasi pencarian melibatkan Unit Siaga SAR Batulicin, Satpol PP dan Damkar Simpang Empat, BPBD Tanah Bumbu, Jhonlin Rescue, Polsek Karang Bintang, Koramil Karang Bintang, aparat Desa Karang Bintang, serta masyarakat setempat. Pencarian didukung Rescue Car D-Max, rubber boat, peralatan komunikasi, perlengkapan water rescue, dan peralatan pendukung lainnya. Selama operasi berlangsung, kendala utama yang dihadapi adalah arus sungai yang deras, meski kondisi cuaca terpantau cerah.
SAR Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana, mengatakan keberhasilan menemukan korban merupakan hasil kerja sama seluruh unsur SAR gabungan yang sejak awal bergerak secara terpadu.
“Korban berhasil ditemukan pada hari kedua operasi pencarian dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya korban telah dievakuasi ke Puskesmas Karang Bintang untuk proses penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan resmi ditutup,” ujar I Putu Sudayana.
Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban sekaligus mengapresiasi seluruh personel dan relawan yang terlibat dalam operasi pencarian.
“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan, aparat, relawan, dan masyarakat yang telah bekerja sama dengan baik selama operasi berlangsung. Kami juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sungai, terutama di wilayah yang diketahui menjadi habitat buaya, serta menghindari aktivitas yang berisiko tanpa memperhatikan faktor keselamatan,” tambahnya.
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR terhadap remaja yang diduga menjadi korban serangan buaya di Sungai Desa Karang Bintang resmi dinyatakan selesai, dan seluruh unsur SAR telah kembali ke kesatuan masing-masing.












