250 Warga Sungai Pinang Lama Ikuti Sosialisasi dan Uji Klinis Ivermectin, Bahas Infeksi Cacing Strongyloides Stercoralis

banner 468x60

BANJAR — Sebanyak 250 warga Desa Sungai Pinang Lama mengikuti kegiatan sosialisasi dan uji klinis ivermectin yang dilaksanakan di desa setempat, Rabu (29/7/2026). Kegiatan tersebut secara khusus membahas infeksi cacing Strongyloides stercoralis, mulai dari dampak yang dapat ditimbulkan hingga upaya penanganannya.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk keterlibatan masyarakat dalam kegiatan kesehatan yang dilaksanakan melalui kerja sama Pemerintah Desa Sungai Pinang Lama dengan Puskesmas Sungai Tabuk 2 dan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

banner 336x280

Pambakal Desa Sungai Pinang Lama, Rubiansyah, mengatakan kegiatan tersebut melibatkan cukup banyak warga karena masyarakat menjadi bagian penting dalam rangkaian sosialisasi dan uji klinis yang dilaksanakan. Sebanyak 250 warga mengikuti kegiatan yang digelar bersama pihak Puskesmas Sungai Tabuk 2 dan UGM.

“Kegiatan ini melibatkan sekitar 250 warga Desa Sungai Pinang Lama. Kami sangat mendukung kegiatan yang memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat terkait kesehatan,” ujar Rubiansyah.

Dalam sesi sosialisasi, masyarakat mendapatkan penjelasan mengenai Strongyloides stercoralis. Cacing tersebut menjadi salah satu fokus dalam kegiatan karena keberadaannya dapat berkaitan dengan kondisi kesehatan manusia, sehingga pemahaman mengenai dampak infeksi dan penanganannya penting diketahui masyarakat.

Materi yang disampaikan juga memberikan pemahaman kepada warga mengenai langkah penanganan terhadap infeksi Strongyloides stercoralis. Dengan adanya edukasi tersebut, warga diharapkan tidak hanya mengetahui keberadaan penyakit akibat infeksi parasit, tetapi juga memahami pentingnya mendapatkan penanganan yang tepat.

Setelah mendapatkan sosialisasi, rangkaian kegiatan juga mencakup uji klinis ivermectin. Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan melibatkan pihak Puskesmas Sungai Tabuk 2 dan tim dari UGM Yogyakarta sebagai bagian dari kegiatan yang berlangsung di Desa Sungai Pinang Lama.

Menurut Rubiansyah, kehadiran tenaga kesehatan dan pihak perguruan tinggi dalam kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memperoleh informasi secara langsung dari pihak yang terlibat dalam kegiatan kesehatan dan penelitian.

“Dengan adanya kerja sama antara pemerintah desa, Puskesmas Sungai Tabuk 2 dan UGM, masyarakat bisa mendapatkan informasi secara langsung mengenai kegiatan yang dilaksanakan, khususnya terkait Strongyloides stercoralis dan penanganannya,” katanya.

Rubiansyah menilai kegiatan seperti ini penting karena kesehatan masyarakat membutuhkan pengetahuan dan keterlibatan warga. Sosialisasi menjadi bagian yang tidak terpisahkan agar masyarakat dapat memahami informasi yang diberikan dan lebih memperhatikan kondisi kesehatan diri maupun keluarga.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Puskesmas Sungai Tabuk 2 dan UGM Yogyakarta yang telah melibatkan Desa Sungai Pinang Lama dalam kegiatan tersebut. Pemerintah desa berharap kolaborasi serupa dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Puskesmas Sungai Tabuk 2 dan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta yang telah melaksanakan kegiatan di Desa Sungai Pinang Lama. Mudah-mudahan kegiatan ini memberikan manfaat dan menambah pengetahuan masyarakat,” ucap Rubiansyah.

Dengan keterlibatan 250 warga, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai kesehatan, khususnya terkait infeksi Strongyloides stercoralis. Pemerintah Desa Sungai Pinang Lama berharap warga dapat menyerap informasi yang diberikan dan menerapkannya dalam upaya menjaga kesehatan.

Rubiansyah menegaskan, pemerintah desa akan terus mendukung kegiatan yang memberikan edukasi serta manfaat bagi masyarakat. Menurutnya, kerja sama antara pemerintah desa, fasilitas kesehatan dan perguruan tinggi dapat menjadi langkah positif dalam meningkatkan perhatian terhadap kesehatan masyarakat di tingkat desa.

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.