Banuareport.com- Meksiko mengawali kiprahnya di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan meyakinkan usai menundukkan Afrika Selatan 2-0 pada pertandingan pembuka yang digelar di Mexico City Stadium.
Didukung puluhan ribu suporter yang memadati stadion, El Tri langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit-menit awal. Tekanan yang terus dilancarkan akhirnya berbuah gol melalui Julian Quiñones yang sukses memecah kebuntuan pada babak pertama.
Keunggulan tersebut membuat Meksiko semakin percaya diri menguasai jalannya pertandingan. Sejumlah peluang kembali tercipta, namun penyelesaian akhir yang belum maksimal membuat skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Situasi semakin menguntungkan tuan rumah setelah Afrika Selatan kehilangan satu pemain pada awal babak kedua. Sphephelo Sithole menerima kartu merah setelah menjatuhkan Raul Jimenez yang tengah berlari menuju area pertahanan lawan.
Unggul jumlah pemain, Meksiko semakin leluasa mengendalikan permainan. Raul Jimenez kemudian menggandakan keunggulan setelah menuntaskan kerja sama apik yang diawali oleh Julian Quiñones dan Roberto Alvarado.
Afrika Selatan berupaya bangkit meski bermain dengan 10 orang, namun solidnya pertahanan Meksiko membuat berbagai serangan yang dibangun Bafana Bafana gagal membuahkan hasil.
Menjelang laga usai, pertandingan sempat memanas setelah wasit kembali mengeluarkan dua kartu merah untuk Themba Zwane dari Afrika Selatan dan bek Meksiko Cesar Montes. Meski demikian, insiden tersebut tidak memengaruhi hasil akhir pertandingan.
Kemenangan 2-0 menjadi awal sempurna bagi pasukan Javier Aguirre dalam upaya mereka melangkah jauh di turnamen terbesar sepak bola dunia tersebut.
Hasil ini sekaligus memperpanjang tren positif Meksiko pada laga pembuka Piala Dunia. Dalam delapan edisi terakhir, El Tri belum pernah kalah pada pertandingan pertama dengan catatan enam kemenangan dan dua kali imbang.
Julian Quiñones tampil sebagai pemain kunci lewat satu gol dan satu assist, sementara Raul Jimenez melengkapi kemenangan yang disambut meriah para pendukung tuan rumah di Mexico City Stadium.
Sumber: FIFA













