Banjarmasin- Tim basket putra Kota Banjarmasin sukses mempertahankan gelar juara cabang olahraga basket pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kalimantan Selatan 2026 usai menundukkan Kota Banjarbaru di partai final yang berlangsung di GOR Hasanuddin HM, Minggu (24/5/2026).
Kemenangan tersebut melengkapi keberhasilan tim basket putri Banjarmasin yang sebelumnya lebih dulu meraih medali emas setelah mengalahkan Hulu Sungai Selatan di laga final. Hasil itu membuat Kota Banjarmasin berhasil mengawinkan gelar juara basket putra dan putri pada POPDA Kalsel 2026.
Laga final berlangsung sengit sejak awal pertandingan. Pada kuarter pertama, kedua tim saling berbalas poin sebelum Banjarmasin menutup kuarter dengan keunggulan 14-8.
Memasuki kuarter kedua, dominasi permainan skuad Banjarmasin mulai terlihat. Permainan cepat dan agresif membuat mereka memperlebar jarak hingga menutup babak pertama dengan skor 32-18.
Di kuarter ketiga, Banjarmasin semakin tak terbendung dan memperbesar keunggulan menjadi 52-25. Sementara pada kuarter terakhir, Banjarbaru sempat mencoba bangkit dengan tambahan 18 poin, namun Banjarmasin tetap tampil dominan hingga pertandingan berakhir dengan skor 67-43.
Pelatih kepala tim basket putra Banjarmasin, Zefi, mengaku bangga atas perjuangan para pemain yang mampu menjalankan strategi dengan baik di partai final.
“Alhamdulillah sesuai dengan strategi kita. Strategi memang kami siapkan khusus untuk final dan anak-anak bisa menjalankannya dengan baik untuk meraih emas,” ujarnya.
Menurut Zefi, pertandingan berlangsung cukup ketat terutama pada awal laga karena kedua tim masih mencoba membaca pola permainan lawan. Namun, para pemain Banjarmasin mampu tampil lebih percaya diri pada kuarter akhir sehingga bisa mengeluarkan kemampuan terbaik mereka.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan, Deny Saputra, mengapresiasi seluruh atlet yang telah bertanding pada cabang olahraga basket POPDA tahun ini.
Ia menilai potensi atlet muda basket di Kalimantan Selatan mulai merata di berbagai daerah dan menjadi modal penting dalam pembinaan olahraga pelajar ke depan.
“Alhamdulillah hampir merata. Tidak hanya daerah perkotaan, beberapa daerah lain juga menunjukkan potensi atlet yang bagus. Ini tentu menjadi modal untuk pembinaan ke depan,” katanya.
Di sisi lain, calon Ketua Umum Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kalimantan Selatan periode 2026-2030, Muhammad Syaripuddin, menilai kualitas atlet muda basket Banua sangat menjanjikan apabila dibina secara berkelanjutan.
Menurutnya, kompetisi rutin sangat dibutuhkan agar kemampuan atlet terus berkembang hingga mampu bersaing di level nasional.
“Potensi atlet lokal sangat luar biasa. Tinggal bagaimana pembinaan dilakukan secara serius dan kompetisi terus dijalankan secara rutin,” ungkapnya.
Kemenangan tersebut sekaligus menambah koleksi medali emas Kota Banjarmasin pada klasemen sementara POPDA Kalimantan Selatan 2026. (MCKalsel)













